NEC News NEC NURI

Bisnis Jamur Tiram Bisnis Mudah, Murah, Untung Berlimpah

Terbit : 2013-09-26 | Jam : 17:21:38 WIB | Dibaca : 3835 kali.

Untitled Document

Mahasiswa berbisnis??? Apa iya bisa???, banyak Mahasiswa yang mengatakan bahwa bisnis itu sulit, penuh resiko, banyak tantangan, belum lagi kendala kurangnya modal yang dimiliki semakin menipiskan semangat mereka untuk tampil beda menjadi entrepreneur. Kebanyakan mahasiswa meyakini bahwa bisnis itu hanya diperuntukkan bagi mereka yang memang mewarisi bakat sebagai entrepreneur, atau kalaupun harus berbisnis nanti saja kalau sudah terlanjur kepepet.

            Bisnis memang panggilan hati bukan karena paksaan atau dorongan dari orang lain, meski demikian mahasiswa punya banyak peluang untuk menjadi calon-calon entrepreneur muda. Hal ini dibuktikan oleh Dian Mardianti mahasiswi semester II NURI Sukabumi  yang sudah mulai merintis bisnis, tepatnya bisnis budi daya jamur tiram. Bisnis ini mudah, murah dan untungnya pun berlimpah.

Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang cukup  baik. Jamur tiram merupakan salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana. Selain itu, konsumsi masyarakat akan jamur tiram cukup tinggi, sehingga produksi jamur tiram mutlak diperlukan dalam skala besar. Selain bergizi tinggi jamur tiram ini juga mempunyai nilai jual yang cukup mahal. Diwawancarai oleh redaksi majalah Dian menuturkan bahwa proses untuk budi daya jamur tiram tidak  membutuhkan waktu yang lama, dalam seminggu bisa tiga kali memanen, dan setiap panen bisa mencapai 30 kg perhari, tidak membutuhkan tempat yang sulit dan juga pangsa pasarnya hampir di semua lapisan masyarakat.

Keuntungan berbisnis jamur tiram pun cukup lumayan, dalam satu tahun Dian bisa mendapatkan omzet berkisar antara 20-24 juta, Wow! angka yang cukup fantastis untuk ukuran seorang mahasiswa, selain itu, Dian pun menambahkan, keinginannya untuk lebih mandiri mendapatkan dukungan  penuh dari orang tua, hal inilah yang membuat Dian semakin yakin dan termotivasi bahwa berwirausaha itu mulia, dengan wirausaha lapangan kerja semakin terbuka, bayangkan, diusianya yang masih belia telah memiliki enam orang karyawan, jika saja di NURI ada 1000 mahasiswa yang berwirausaha seperti Dian, pasti ada ribuan alumni yang terbantu dengan diberikan lapangan kerja, So!, Mulia Bukan?

Bisnis mana sih yang tidak pernah rugi dan bangkrut? bagi para pelaku bisnis sudah pasti pernah menghadapi dan merasakan masa-masa sulit seperti bangkrut dan gagal, ada yang langsung bisa survive kembali tapi banyak juga yang tidak mampu bangkit seperti tertelan  dalam bumi, hanya yang berjiwa entrepreneurlah yang menjadi pemenang. Bicara soal gagal dan bangkrut pernah juga di alami Dian pada saat musim yang tidak menentu, banyak jamur yang gagal panen sehingga banyak kerugian yang bernilai jutaan rupiah, tetapi kerugian tersebut menjadi proses pembelajaran dalam menjalani bisnis.

Makin bertambahya permintaan jamur tiram, baik dari pasar-pasar traditional, warung-warung terdekat dan langganan yang rutin memesan jamur, membuktikan bahwa kebutuhan konsumsi jamur di masyarakat akan terus meningkat, karena meningkatnya permintaan tersebut Dian akan memperluas tempat budi daya jamur tersebut serta menambah jaringan untuk memasarkan jamur tiram ini. kemampuan menjemput pasar terkadang masih banyak yang dilewatkan oleh kebanyakan pengusaha yang baru merintis bisnis, padahal peluang ini sangat menentukan prospek bisnis ke depan.

Sebelum menutup wawancara dengan redaksi Majalah BEN, dian memberikan satu pesan yang menarik untuk mahasiswa NURI:
“Kebanyakan lulusan perguruan tinggi lulus kuliah tujuan utamanya adalah mencari kerja, kebiasaan inilah yang membuat mereka bergantung dan tidak berani keluar dari kuadran ini, akibatnya jika tidak mampu memenangi kompetisi ini pasti nganggur, kalau mereka kreatif, mau memutar otak mereka dengan membuka usaha, disana mereka akan menemukan ada kepuasan saat mereka mampu kerja keras dan sabar membangun bisnis”.

Nah, bagi temen-temen yang tertarik mengikuti jejak Dian berbisnis budi daya jamur tiram ini bisa langsung sharing dengan Dian Ardianti tentu di NEC (NUsa Mandiri Entrepreneur Community/komunitas bisnis NURI), so daftarkan segera menjadi anggota komunitas BEC, Kumpul bareng dengan pengusaha-pengusaha NURI, baik mahasiswa maupun alumni, bisnis yang dikembagkan pun cukup variatif, ada bisnis makanan, kreatif boga, bisnis desain, production house, rental, bengkel, warnet, bimbel, jual aksesoris, budi daya jamur, software house,souvenir pernikahan, sampai bisnis online pun ada.