NEC News NEC NURI

Lapak Necis "Modal Kaki Lima Penghasilan Bintang Lima "

Terbit : 2020-03-18 | Jam : 02:57:46 WIB | Dibaca : 101 kali.

Beberapa pengusaha sukses terkenal di dunia beberapa mereka sukses di usia muda, memulai dari nol perusahaan yang mereka bangun sendiri. Mulai menjadi seorang pengusaha sukses dari bisnis properti, ritel, jasa, keuangan, internet, media, teknologi dan banyak bidang lagi yang bahkan tidak umum untuk dilakukan.

Siapapun pasti menginginkan kesuksesan dalam setiap karir dan pekerjaan yang dilakukan tentunya. Menjadi pengusaha sukses bisa anda dapatkan bahkan di usia muda, tentunya dengan kerja keras dan semangat juang anda yang tinggi, seperti pengusaha muda Asep Saepudin owner Necis.

Asep saepudin, alumni STMIK Nusamandiri cabang kramat 18 ini adalah salah satu alumni yang mungkin bisa dicontoh bagi alumni yang lain. Asep sekarang sukses dalam merambah dunia bisnis. Kini asep memiliki 2 cabang toko di Tasikmalaya dan Karawang dengan diberi brand Necis. Usaha yang asep jalankan ini adalah usaha penjualan mainan anak-anak dan sembako. Alasan ia memilih usaha dibidang jualan mainan anak dan sembako selain untuk mendapatkan keuntungan ia memiliki visi yang mulia yaitu  untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang mainan yang baik dan aman digunakan oleh anak-anak, sedangkan untuk sembako sendiri ia ingin mengembangkan hasil dari kearifan local yang notabennya adalah petani.

Bisnis Necis ia jalankan sejak tahun 2017, awal ketertarikan asep membangun bisnis sendiri bermula ketika ia melihat event entrepreneur fair yang di adakan oleh kanpus dan kegiatan seminar entrepreneur tentang bagaimana memulai dan megelola bisnis. Banyak hal yang ia peroleh dari event tersebut, pertama dapat membuka mindset bahwasanya pilihan kerja itu bukan hanya menjadi seorang karyawan tapi ada opsi lain yaitu menjadi seorang pengusaha. Dari sanalah asep terdorong dan mempunyai tekad untuk go action untuk berwirausaha dengan hanya bermodalkan Rp. 500.000 untuk sewa toko.

Saat memulai usaha pasti tidak selalu mulus sesuai yang diharapkan akan ada saatnya mengalami masalah yang harus bisa dihadapi. Masalah yang sering di alami asep adalah ketika adanya perubahan harga dipasaran sedangkan stok barang masih tersedia, sehingga ia harus sering melakukan tambal sulam dengan barang baru agar harga tidak terlalu jauh berbeda dengan harga modalnya. Untuk menjadi seorang entrepreneur memang butuh kesabaran, kerja keras serta kegigihan yang ekstra, tidak ada hal yang instan untuk menuju sukses, paling tidak sebagai entrepreneur pasti mengalami banyak kegagalan dan kendala, dan itulah tantangan terberat untuk menuju kesuksesan.

Dengan selalu memberikan pelayanan yang prima, menajaga kualitas produk tetap bermutu, menjaga kestabilan harga agar tidak memberatkan konsumen dan pengelolaan keuangan yang baik kini Asep dalam tiap bulannya sudah bisa mencapai omset 10-20 juta perbulan dari masing-masing tokonya. Tidak hanya itu, dari kedua toko yang sekarang ini ia kelola, sekarang asep memiliki karyawan berjumlah 3 orang.

Sebagai penutup Asep memberikan pesan kepada para mahasiswa Nusamandiri yaitu pertama sebelum memulai usaha belajarlah membaca peluang usaha terlebih dahulu, kedua memulai usaha dengan sungguh-sungguh serta terencana dan fokus, ketiga tentukan lokasi strategis sesuai dengan usaha dan terakhir sesuaikan modal dengan usaha yang akan di rintis.

Image 06