Peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi wirausaha tidak bisa diremehkan. Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui unit Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi bisnis mahasiswa dan alumninya.
Salah satu contoh nyata keberhasilan pembinaan wirausaha kampus adalah Junaedi, alumni Sistem Informasi UNM yang sukses membangun Urbansquad Merch Apparel, bisnis sablon dan clothing lokal dari Pemalang. Ia juga merupakan penerima hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2022, sebuah program nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang mendorong pengembangan bisnis mahasiswa.
“Saya terbantu dengan berbagai program pembinaan dari NEC. Dari pelatihan, pendampingan, sampai motivasi terus mengalir. Apalagi saat ikut P2MW, saya dapat bantuan dana dan pendampingan usaha yang sangat berharga,” ujar Junaedi.
NEC dikenal sebagai wadah bagi mahasiswa yang ingin merintis usaha sejak kuliah. Tidak hanya memberikan pelatihan teknis, NEC juga rutin mengadakan seminar, workshop, dan pameran bisnis berbasis proyek mahasiswa, mempertemukan pelaku usaha pemula dengan pasar sesungguhnya.
Menurut Junaedi, peran komunitas seperti NEC sangat penting. “Dengan bergabung di NEC, kita tidak hanya belajar bisnis, tapi juga membangun mindset dan jaringan,” katanya. Ia pun berharap NEC bisa lebih sering menggelar pameran produk mahasiswa agar pelaku usaha muda bisa lebih dikenal luas.
Maruloh, M.Kom selaku Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center, memberikan tanggapannya terkait pencapaian mahasiswa dan alumni dalam dunia bisnis. “NEC hadir bukan hanya untuk memberikan motivasi, tapi juga pembinaan konkret. Kami membangun ekosistem kewirausahaan yang mendukung mahasiswa sejak dini agar bisa tumbuh sebagai pelaku bisnis yang tangguh dan adaptif di era digital,” ungkap Maruloh.
Ia menambahkan bahwa NEC juga aktif dalam kolaborasi eksternal dan program kompetisi nasional seperti P2MW dan KMI Expo, yang membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk berkembang lebih cepat. “Kami akan terus mendorong semangat entrepreneurial mindset di kalangan mahasiswa agar mereka bisa mandiri secara finansial bahkan sebelum lulus,” tambahnya.
UNM sendiri terus mendorong integrasi antara dunia akademik dan praktik wirausaha. kolaborasi dosen-mentor, dan program hibah usaha mahasiswa menjadi bukti nyata bahwa kampus tak hanya mencetak sarjana, tetapi juga pebisnis andal.
Dengan dukungan kampus dan fasilitas seperti NEC, Universitas Nusa Mandiri membuktikan bahwa semangat entrepreneurial university bukan hanya slogan, tetapi langkah nyata membentuk mahasiswa mandiri dan siap bersaing.