Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Diktiristek kembali mengadakan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024. Program ini bertujuan untuk mendorong dan mencetak mahasiswa untuk menjalankan dan mengembangkan wirausaha serta meningkatkan program kewirausahaan di perguruan tinggi. Menindaklanjuti hal ini, Universitas Nusa Mandiri melalui Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) dan Nusa Mandiri Start-up Center ikut berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut.
Sejumlah kegiatan digelar menyambut Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha 2024. Dimulai dari sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha 2024 pada 29 Februari 2024. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mengetahui apa itu kegiatan P2MW, dan bagaimana membuat proposal di platform P2MW sehingga mahasiswa bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ada beberapa kategori yang dapat dipilih oleh mahasiswa terkait kegiatan P2MW 2024, diantaranya makanan dan minuman, Budidaya, industri kreatif, Seni, dan Budaya, Jasa Pariwisata dan Perdagangan, Manufaktur dan Teknologi Terapan serta bisnis digital.
Tahapan program ini meliputi tahap seleksi. Tahapan seleksi sendiri meliputi seleksi internal dari Perguruan Tinggi dan Seleksi proposal di tingkat Direktorat Belmawa. Jika lolos seleksi di tingkat Belmawa, mahasiswa berkesempatan untuk mendapat dana hibah sampai dengan 20 juta rupiah dan mengikuti kegiatan KMI EXPO. Saat ini program sudah sampai tahap penyeleksian internal Perguruan Tinggi, dan Universitas Nusa Mandiri meloloskan 4 bisnis mahasiswa yang diusulkan. Bisnis pertama yang lolos seleksi internal adalah Arna Decor yang dikelola oleh tim Adelia Rizki Nur Azizah dengan kategori Industri kreatif, seni dan Budaya. Bisnis kedua yang berhasil lolos tahap seleksi internal adalah Jamu alami tanpa pemanis yang dikelola oleh tim Saripah Nabilah kategori makanan dan minuman. Bisnis ketiga adalah Istana Merchandise yang dikelola oleh Novi Wijayanti dengan kategori Industri kreatif, seni dan Budaya. Bisnis keempat adalah Reycond yang dikelola oleh Andi Nabiilah Nur Ashiilah dengan kategori Bisnis Digital. Keempat bisnis tersebut berhak untuk lolos dan mengikuti seleksi ditingkat Direktorat Belmawa dan bersaing dengan bisnis mahasiswa lain di seluruh Indonesia.
Maruloh selaku Kepala Nusa Mandiri Center (NEC) berharap dengan mengikuti kegiatan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha 2024 ini, mahasiswa Universitas Nusa mandiri memiliki pengetahuan dan pengalaman bagaimana mengelola bisnis yang baik serta mampu merencanakan bisnis mereka kedepannya.
“Program ini merupakan kegiatan berskala Nasional, peluang ini harus bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa. Mudah-mudahan dengan mengikuti kegiatan ini mahasiswa Universitas Nusa Mandiri dapat mengembangkan bisnisnya baik dari segi pendapatan maupun relasi bisnis.” tutupnya