Menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, memiliki keterampilan berwirausaha menjadi nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa. Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) memahami kebutuhan ini dan menyelenggarakan Workshop Pembuatan Laporan Keuangan dan Legalitas Usaha. Workshop Membuat Laporan Keuangan dan Legalitas Usaha merupakan kelanjutan dari 2 workshop sebelumnya yang mengambil tema “Peran Digital Marketing dalam Optimalisasi Usaha” dan “Bangun Brand Bisnis dengan Konten Kekinian dan Teknik Copywriting”. Workshop dilaksanakan dalam rangka mendukung bisnis mahasiswa dan melakukan pembinaan terhadap bisnis mahasiswa, khususnya mahasiswa Universitas Nusa Mandri yang mendapat dana hibah dari program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024 dari BELMAWA, dan umumnya untuk mahasiswa Wirausaha Nusa Mandiri.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang keuangan dan legalitas usaha. Workshop dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2024 di Kampus Universitas Nusa Mandiri Margonda, dengan menghadirkan Narasumber Muhammad Islahuddin yang merupakan Founder Pawon Digital dan dimoderatori oleh Maruloh, Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center, yang akan memastikan jalannya workshop berlangsung interaktif dan penuh wawasan.
Ada 2 point penting yang dibahas pada workshop, yaitu mengenai Laporan keuangan dan legalitas usaha. Mengelola keuangan adalah salah satu aspek krusial dalam menjalankan bisnis. Workshop ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang bagaimana membuat laporan keuangan yang akurat dan informatif. Mahasiswa belajar cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, membuat neraca keuangan, serta memahami arus kas bisnis. Selain keuangan, legalitas usaha juga menjadi fokus dalam workshop ini. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek hukum yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis. Mulai dari pendirian badan usaha hingga perizinan.
Dengan mengikuti kegiatan workshop ini diharapkan mahasiswa mendapatkan pengetahuan mendalam tentang cara mengelola keuangan dan aspek legalitas usaha yang sangat penting bagi kelangsungan bisnis. Mahasiswa juga diharapkan mendapatkan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan, membantu mahasiswa menjalankan bisnis mereka dengan lebih efektif dan efisien.